Tidak seramai di perumahan tempat tinggalku, walaupun demikian perum wisma Taman Agung lebih dahulu ada. walau tidak tiap hari saya sering lewat kadang berkunjung ke rumah teman.
Suatu ketika saat saya dan teman berkunjung menengok suami teman kami yang sedang sakit, di kejauhan sana juga ada sosok perempuan yang juga sedang menderita sakit di bagian perutnya, ia merintih sementara keadaan sekarang ini sangat sulit bagi sang suami untuk membawanya berobat ke rumah sakit, apalagi keluarga tersebut tidak mengikuti program BPJS, sehingga biaya perawatan maupun pengobatan di rumah sakit dirasa sangat berat.
Sementara anaknya merengek minta makan, bahan makanan seperti beras dan sebagainya sudah habis saat itu, pusing juga kepala wanoreh memikirkan keluarganya yang begitu kesusahan, sampai pada akhirnya terlintas pikiran instan, pengin uang ya nyuri aja!
Jalan jalan deh si wanoreh ke perumahan yang sepi penghuni saat siang hari, satu persatu ia amati, sampai pada satu titik di mana dia melihat rumah dengan pintu gerbang tidak digembok. jadilah rumah tak berpenghuni ia satroni dalam sekejap dia dapat laptop dan sarung 1 kodi, lumayan ! batin dia.
Usut punya usut eh! tu yang disatroni ternyata rumah temenku, wadaw...kemungkinan laptop milik saya juga, karena sebelum pergi tas yang berisi laptop saya tinggal di rumah temenku yang disatroni Wanoreh.
Daan....betul juga laptopku raib entah ke mana. ya sudahlah mau gimana lagi?
3 juta lebih dari cukup untuk berobat istrinya, membeli bahan makanan, dan membayar biaya sekolah anaknya, semua beres setelah laptop dan sarungnya dia cairkan ke tukang tadah barang curian.
Saya cuma berdoa semoga Wanoreh menjadi pribadi yang selalu bersyukur dan segera bertaubat atas tindakan salahnya yaitu mengambil barang orang lain tanpa pamit dulu.
Pada angel lain dari cerita ini ternyata saya tidak terima atas perlakuan Wanoreh yang tega mencuri laptop dan sarung teman saya, dikiranya beli pakai daun.
maka dengan emosi yang meluap saya dan teman mencari di mana pencuri menjual barang curiannya. singkat cerita ketemu dan ternyata Wanorehlah yang mencurinya, maka tanpa ampun saya laporkan ke pihak berwajib dan iapun tertangkap saat berada di jalan saat memboncengkan istrinya ke rumah sakit.
Istrinya tidak jadi berobat karena Wanoreh harus mempertanggungjawabkan perbuatannya yang pada akhirnya ia dipenjara selama beberapa bulan. sementara ternyata istri wanoreh memiliki penyakit tumor diperutnya dan dia meninggal karena tidak sempat tertangani oleh dokter walaupun semua karena takdir dari Allah Subhanahu wata'ala.
Sang guru menangis tersedu setelah tau ternyata wali murid dari sekolah tempat dia bertugas telah meninggal dunia, ia menyesal karena baru saja menelponnya untuk melunasi biaya pendidikan anaknya, dan yang menerima telpon adalah buliknya sekaligus memberitahu atas meninggalnya ibu dari siswanya.
Keluarga Wanoreh yang malang. ternyata tindakkan kita walaupun benar belum tentu memberi efek baik terhadap orang lain, sementara kita sudah merasa benar sendiri.
dibalik hukum yang berlaku di dalamnya tetap saja ada nilai sosial yang terkadang harus dimenangkan.
By MOHAMAD GOZALI

Komentar
Posting Komentar